Strategi Kolaboraksi Generasi Hijau: Sinergi Stakeholder dan Integrasi Budaya Melayu dalam Konservasi Mangrove di Kabupaten Siak dan Kabupaten Kepulauan Meranti
DOI:
https://doi.org/10.54783/stwzr853Keywords:
Mangrove, Sekolah Alam, RPPEM Siak, Budaya Melayu, Green Zakat.Abstract
Ekosistem mangrove di Kabupaten Siak menghadapi ancaman degradasi dan abrasi pesisir yang tidak dapat diatasi hanya melalui seremoni penanaman tahunan tanpa keterlibatan emosional masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pelestarian mangrove yang berkelanjutan melalui pendekatan "KolaborAksi Generasi Hijau" yang mengintegrasikan edukasi generasi muda, kebijakan berbasis data, kearifan lokal Melayu, dan pembiayaan inovatif. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif tematik berbasis hasil diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion/FGD) dan notulensi Workshop Hari Mangrove Sedunia 2026 di Siak, serta rekapitulasi 84 pertemuan Sekolah Alam Mangrove Sungai Bersejarah (MSB) selama 1,5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) inovasi edukasi melalui Sekolah Alam Bakau MSB berhasil mendidik kader generasi hijau ("Propagul") dengan kurikulum berbasis psikologi anak dan konsep Bank Mangrove; (2) penguatan baseline data spasial hingga skala tapak (1:10.000) menjadi fondasi Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove (RPPEM); (3) kearifan lokal Melayu berupa sistem zonasi adat dan tradisi Pemali efektif menjaga zonasi dan regenerasi biologi mangrove; serta (4) sinergi CSR dan pembiayaan Green Zakat ("Mustahiq Hijau") berhasil meningkatkan luasan mangrove dari 5 hektar menjadi 25 hektar. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model konservasi berbasis masyarakat dan spiritualitas yang terbukti meningkatkan luasan tutupan mangrove serta partisipasi warga, dengan rekomendasi perlunya standardisasi kurikulum sekolah alam dan sinkronisasi regulasi dari tingkat kampung hingga nasional.
References
Alongi, D. M. (2021). Blue Carbon Ecosystems and Climate Change Mitigation in Tropical Coastal Wetlands. In Coastal Wetlands and Climate Change (pp. 1–15). Elsevier.
Amel, A. L. K., Minsaris, L. O. A., & Lestari, D. A. (2023). Mapping the Spatial Distribution and Substrate Characteristics of Coastal Mangroves Using High-Resolution Satellite Imagery. Jurnal Geodesi dan Geomatika, 11(1), 78–92.
Arif, M., & Irawati, D. (2024). Peran Ekosistem Mangrove sebagai Benteng Alami Abrasi dan Penyerap Karbon Biru di Kawasan Selat Malaka. Jurnal Ilmu Kelautan dan Pesisir, 16(1), 55–68.
Arifin, M., & Kurniawan, A. (2023). Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Usia Dini melalui Metode Experiential Learning di Sekolah Alam. Jurnal Pendidikan Karakter dan Ekologi, 8(1), 45–59.
El Amady, M. R. (2026). Kajian Sosio-Ekologis Melayu Pesisir: Bakau Menentukan Ritme Kehidupan.
Fathiah, F., & Veryawan, V. (2026). Pelestarian Warisan Melayu-Islam dan Kearifan Pesisir melalui Ko-Kreasi Berbasis Komunitas. Jurnal Seumike, 2(2), 85–98.
Fitriana, D., & Johan, Y. (2022). Peran Partisipatif Komunitas Muda dalam Konservasi dan Pembentukan Ekowisata Mangrove Pesisir. Jurnal Ilmu Lingkungan dan Kelautan, 10(2), 145–158.
Gunathilaka, M. D., & Fernando, S. L. (2022). Accuracy Assessment of Object-Based Land Use and Mangrove Cover Classification for Coastal Spatial Planning. Journal of Coastal Conservation & Management, 26(3), 301–315.
Gumilar, I., & Renta, P. P. (2023). Analisis Keberlanjutan dan Multidimensi Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Pesisir Sumatra dan Riau. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 13(3), 746–757.
Habibi, H., Pramasari, I. F., & Anekawati, A. (2023). Belajar Sains melalui Pembuatan Herbarium Mangrove Terintegrasi Sosio Scientific Issue. ADR: Jurnal Edukasi Lingkungan dan Sains, 3(2), 309–330.
Ihsan, A., & Handayani, T. (2023). Sinergi Program CSR Industri dan Lembaga Amil Zakat dalam Restorasi Pesisir Berkelanjutan. Jurnal Filantropi dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 142–156.
Jhonnerie, R. (2024). Integrasi Baseline Data Spasial Lanskap Gambut-Mangrove dalam Perencanaan Tata Ruang Pesisir Riau. Jurnal Ilmu Lingkungan Universitas Diponegoro, 22(1), 112–125.
Jhonnerie, R. (2026). Baseline Data untuk Persiapan RPPEM Kabupaten Siak.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2026). KolaborAksi Generasi Hijau untuk Mangrove Berkelanjutan.
Khaidir Air. (2026). Rekapitulasi Pertemuan Sekolah Alam MSB (2024–2026).
Merdania, R., & Simanjuntak, B. C. (2025). Analisis Perubahan Luasan dan Densitas Vegetasi Mangrove Pesisir Menggunakan Citra Satelit Multitemporal. Jurnal Perikanan Terpadu, 8(1), 115–126.
Nur, M. I., & Zamroni, M. (2021). Perlindungan Masyarakat Hukum Adat dan Pranata Lokal di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Swara Justisia, 5(2), 333–348.
Paizin, M. N., & Sayuti, M. H. (2026). Digital Islamic Philanthropy and Ethical Governance: Institutionalizing Maqasid al-Shariah in Environmental Empowerment. International Journal of Business Strategy and Islamic Finance, 5(1), 11–28.
Program Ekonomi dan Lingkungan. (n.d.). Pusat Kajian Utama BAZNAS RI.
Rahmadani, D. E., Maulida, M. I., Syahri, A., & Syahpawi. (2026). Pelestarian Ekosistem Pesisir Berbasis Kearifan Lokal melalui Sekolah Lapang Penanaman Mangrove. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(3), 363–379.
Rahmawati, A. D., Setiawan, Y., & Zamani, N. P. (2023). Pemetaan Spasial Kerapatan Mangrove dan Kesesuaian Lahan Berbasis GIS Skala Tapak. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 13(2), 210–224.
Rawa, M. E. A., & Azhar, A. (2023). Sistem Zonasi Adat dan Hibridisasi Tradisi Pemali dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut Pesisir Riau. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(2), 189–204.
Rusydiyah, E. F., & Pertiwi, R. (2024). Konservasi Ekologis Berbasis Kearifan Lokal Melayu: Integritas Nilai Islam, Adat, dan Keberlanjutan Pesisir. Jurnal Sosiologi Agama dan Budaya, 12(1), 67–82.
Setiadi, I. (2026). Peran Lembaga Amil Zakat dalam Penguatan Mustahiq Hijau.
Setiadi, I., & Mukhlisin, M. (2024). Model “Mustahiq Hijau”: Pendayagunaan Zakat Produktif untuk Pemulihan Ekosistem Mangrove dan Kemandirian Pesisir. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 8(2), 83–99.
Suprayogi, A., & Haniah, H. (2022). Evaluasi Tingkat Keberhasilan Restorasi Mangrove Berbasis Partisipasi Masyarakat di Kawasan Pesisir Barat Indonesia. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 18(2), 178–192.
Syafruddin, A., & Nurhayati, S. (2023). Analisis Keselarasan Peraturan Kampung (Perkam) dengan Dokumen RPPEM Kabupaten dalam Tata Kelola Pesisir Terpadu. Jurnal Kebijakan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, 7(2), 89–104.
Tasya, M., Salmina, S., Kamaly, N., & Mukhrijal, M. (2025). Pelestarian Ekosistem Mangrove melalui Pengabdian Masyarakat Berbasis Participatory Action Research. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 5(1), 21606.
Wibowo, H., & Sulaiman, M. (2022). Ekowisata Berbasis Komunitas dan Perlindungan Bio-Kultural Mangrove di Kawasan Selat Malaka. Jurnal Ekowisata dan Kebudayaan Pesisir, 6(1), 34–49.
Zailani, M. N., Satar, N. M., & Zakaria, R. H. (2022). Indicators for Wealth Preservation (Hifz al-Mal) and Environmental Sustainability in Islamic Social Finance. Journal of Islamic Philanthropy & Social Finance (JIPSF), 4(1), 23–29.










1.png)