Pengenalan Peran Rekreatif Landmark Kota Melalui Media Visual Sebagai Model PKM

Authors

  • Agus S. Sadana Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia Author
  • L. Edhi Prasetya Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia Author
  • Ashri Prawesthi D. Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia Author
  • Diptya Anggita Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.54783/wwp0vx17

Keywords:

Landmark Kota, Peran Rekreatif, Penyebaran Pengetahuan, Media Visual, Pengabdian kepada Masyarakat

Abstract

Landmark umumnya dikenal sebagai penanda lokasi dan identitas kota. Namun, beberapa landmark juga menjadi tujuan masyarakat untuk menikmati suasana kota, berkumpul, bersepeda, berfoto, atau menghabiskan waktu luang, sehingga memiliki peran rekreatif selain fungsi orientasi. Pemahaman mengenai peran tersebut masih terbatas dan belum banyak disebarluaskan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyebarluaskan pengetahuan mengenai peran rekreatif landmark kota kepada masyarakat umum melalui media visual. Kegiatan menerapkan model pengabdian berbasis knowledge dissemination dengan Tugu Pal Putih Yogyakarta sebagai contoh kasus. Penyebaran dilakukan melalui postcard serta konten visual pada Instagram dan TikTok. Hasil evaluasi deskriptif menunjukkan jumlah tayangan meningkat dari 452 pada 2022 menjadi 10.497 pada 2026, atau mencapai sekitar 23,22 kali jumlah tayangan tahun 2022. Materi tetap memperoleh tayangan dan interaksi setelah kegiatan berakhir, menunjukkan keberlanjutan akses terhadap materi penyuluhan melalui media daring. Evaluasi berfokus pada jangkauan penyebaran pengetahuan dan tidak mengukur perubahan pemahaman masyarakat secara langsung. Model ini memanfaatkan media yang mudah tersedia dan tidak bergantung pada fasilitas produksi khusus, sehingga berpotensi diterapkan kembali untuk penyebaran pengetahuan mengenai elemen kota lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa model knowledge dissemination berbasis media visual dapat menjadi alternatif penyebaran pengetahuan arsitektur dan perkotaan yang hemat biaya serta dapat direplikasi pada landmark lainnya.

References

Abdullah, V. I. (2022). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Covid-19 Melalui Kuliah Kerja Lapangan Terpadu Metode Daring dan Luring. Jurnal Panrita Abdi, 6(1), 143–149. https://doi.org/10.20956/pa.v6i1.13008

Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., Umam, M. H., Kambau, R. A., Rahman, S. A., Sudirman, M., Jamilah, Kadir, N. A., Junaid, S., Nur, S., Parmitasari, R. D. A., Nurdiyanah, Wahyudi, J., & Wahid, M. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat. Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI.

Aliyev, T., Fischer, M., Bolliger, J., Pakizer, K., Zinn, N., & Schmid, N. (2026). Cultural diversity in urban park use and perception. Discover Cities, 3(71), 1–24. https://doi.org/10.1007/s44327-026-00247-7

Alpian, Y., Anggraeni, S. W., Wiharti, U., & Soleha, N. M. (2019). Pentingnya Pendidikan bagi Manusia. Jurnal Buana Pengabdian, 1(1), 68–70.

Amar, A. (2009). Identitas Kota, Fenomena dan Permasalahannya. Ruang: Jurnal Arsitektur, 1(1), 55–59.

Bakker, J., Scholten, P., Fransen, J., & Minkman, E. (2024). A typology of urban knowledge sharing: from a systematic literature review to an integrated model. Science and Public Policy, 51(4), 707–720. https://doi.org/10.1093/scipol/scae008

Bengi, S., Heniwaty, Y., & Adlin, D. (2018). Pengemasan Tari Guel Dalam Bentuk Kartu Pos Sebegai Media Pembelajaran. Gesture : Jurnal Seni Tari. https://doi.org/10.24114/senitari.v7i1.11903

Chrzanowska-Kluczewska, E. (2024). Transmedial presence of verbal texts in architecture and public space. Between informativity and emotivity. Cognition, Communication, Discourse, 2024(29), 7–24. https://doi.org/10.26565/2218-2926-2024-29-01

Dewi, P. D. P. K., Martini, M., & Megaputri, P. S. (2022). Pendidikan dan Pemberdayaan Kesehatan di Layanan Isolasi Terpusat dengan Metode Participatory Learning And Action Program Bali Bangkit Bali Kembali. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(2), 831–842. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i2.6681

Dragan, A., Crețan, R., & Triponescu, A. (2025). Mental maps, generational insights and symbols of urban spaces in a Romanian context. GeoJournal, 90(64), 1–19. https://doi.org/10.1007/s10708-025-11308-6

Duan, Z. Y., Tan, S.-K., Choon, S.-W., & Zhang, M. Y. (2023). Crafting a place-based souvenir for sustaining cultural heritage. Heliyon, 9(5), 1–16. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e15761

Gaidar, V. (2024). Marking as a Method of Representing Architectural and Urban Heritage Objects in the Environment. Ukrainian Journal of Construction and Architecture, 30–31, 124–134. https://doi.org/10.32347/2519-8661.2024.30-31.124-134

Gehl, J. (2020). “Three Types of Outdoor Activities,” “Life Between Buildings,” and “Outdoor Activities and the Quality of Outdoor Space". Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429261732

Grêt-Regamey, A., & Galleguillos-Torres, M. (2022). Global urban homogenization and the loss of emotions. Scientific Reports, 12. https://doi.org/10.1038/s41598-022-27141-7

Hawa, N. A., Harto, B., & Pramuditha, P. (2023). Efektifitas Komunikasi Pemasaran Bisnis UMKM Melalui Fitur Reels Instagram. Komversal: Jurnal Komunikasi Universal, 5(1), 40–51. https://doi.org/10.38204/komversal.v5i1.1204

Lawe, G. A. R. (2025). Pengaruh Elemen Visual terhadap Respon dan Keterlibatan Emosional dalam Desain Poster Kampanye Sosial. Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain Dan Media. https://doi.org/10.55606/jurrsendem.v4i2.6291

Lian, B. (2019). Tanggung Jawab Tridharma Perguruan Tinggi Menjawab Kebutuhan Masyarakat. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana - 03 Mei 2019.

Lynch, K. (1960). The Image of The City. The M.I.T. Press.

Sadana, A. S. (2021). The Urban Elements ’ Visual Attractiveness of Tugu Pal Putih as Yogyakarta City Tourist Spot. International Journal of Glocal Tourism, 2(4), 223–232. https://doi.org/10.58982/injogt.v2i4.123

Sadana, A. S. (2025). Estetika Perkotaan: Landmark, Ruang, Identitas, dan Citra Kota. Ebiz Prima Nusa.

Sadana, A. S., Prasetya, L. E., Adi, S. M., & Dharmaraty, A. P. (2024). The Cyclist’s Behavior in Yogyakarta’s City Landmark. International Journal of Research and Review, 11(5), 423–431. https://doi.org/10.52403/ijrr.20240550

Sadana, A. S., Prasetya, L. E., Dharmaraty, A. P., Wibisono, A. I., & Adi, S. M. (2025). Yogyakarta and Its Special Fascination: Iconic Landmarks, Memories, Hopes, and Challenges. Rustic Jurnal Arsitektur, 5(2), 63–71. https://doi.org/10.1080/08949468.2023.2168960

Sadana, A. S., Prasetya, L. E., Prawesthi, A., & Anggita, D. (2022). Peran Rekreatif Landmark Bagi Warga Kota (T. S. D. Bhakti, F. I. Puspita, D. A. C. Ramadhani, & M. A. Nur (eds.)). Fakultas Teknik Universitas Pancasila.

Sadana, A. S., & Wibisono, A. I. (2024). Introducing Landmarks: The Tugu Yogyakarta’s Popularity in Literature Review and Online Media. Journal of Humanities and Social Sciences Studies, 6(11), 45–59. https://doi.org/10.32996/jhsss.2024.6.11.4

Shim, H., Oh, K. T., O’Malley, C., Jun, J. Y., & Shi, C.-K. (2024). Heritage values, digital storytelling, and heritage communication: the exploration of cultural heritage sites in virtual environments. Digital Creativity, 35(2), 171–197. https://doi.org/10.1080/14626268.2024.2313585

Tang, Z., & Zhao, Y. (2025). Perception and Evaluation of Cultural Heritage Value in Historic Urban Public Parks Based on Social Media Data: A Case Study of Shanghai. In Buildings. https://doi.org/10.3390/buildings15213864

Tivyaeva, I. V. (2023). Memorial Plaques in Multimodal Urban Discourse: A Visual Narrative Reflecting Moscow’s Glorious past. Visual Anthropology, 36(1), 38–53. https://doi.org/10.1080/08949468.2023.2168960

Ty, T. J. C., Dimarucut, A. L., Castro, C. B., & Uy, D. N. L. (2025). Profiling of Physical Activity Usage in Selected Urban Green Spaces in Marikina City. CSID Journal of Infrastructure Development, 8(1), 36–62. https://doi.org/10.7454/jid.v8.i1.1183

visualruangkota. (2022a). Enjoy Life Lets Go Recreation. In TikTok @visualruangkota. https://www.tiktok.com/@visualruangkota/video/7113401798018223361

visualruangkota. (2022b). Peran Rekreatif Landmark Bagi Warga Kota: Landmark kota menjadi tujuan rekreasi masyarakat pada hari libur. Instagram. https://www.instagram.com/reels/CagafLRPlKX/

visualruangkota. (2022c). Rekreasi ringan: bersepeda bergembira dan berkumpul bersama teman-teman di area tugu, landmark kota Yogyakarta. Instagram. https://www.instagram.com/reels/CcIhBAWOkSg/

Wu, K., Guo, Y., & Han, X. (2024). The relationship research between restorative perception, local attachment and environmental responsible behavior of urban park recreationists. Heliyon, 10(14), e35214. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e35214

Yuliasari, I. (2020). Hakekat Arsitektur Kampung Kota dalam Konteks Filosofis. LAKAR: Jurnal Arsitektur, 3(2), 118–124. https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/lakar

Zhang, B., Song, Y., Liu, D., Zeng, Z., Guo, S., Yang, Q., Wen, Y., Wang, W., & Shen, X. (2023). Descriptive and Network Post-Occupancy Evaluation of the Urban Public Space through Social Media: A Case Study of Bryant Park, NY. Land, 12(7), 1403. https://doi.org/10.3390/land12071403

Zhu, X., Gao, M., Zhang, R., & Zhang, B. (2021). Quantifying emotional differences in urban green spaces extracted from photos on social networking sites: A study of 34 parks in three cities in northern China. Urban Forestry & Urban Greening, 62, 127133. https://doi.org/10.1016/j.ufug.2021.127133

Downloads

Published

23-09-2026

How to Cite

Pengenalan Peran Rekreatif Landmark Kota Melalui Media Visual Sebagai Model PKM. (2026). Jurnal Abdimas Peradaban, 7(2), 55-67. https://doi.org/10.54783/wwp0vx17

Similar Articles

1-10 of 53

You may also start an advanced similarity search for this article.