Optimalisasi Posyandu Remaja Berbasis Sekolah Sebagai Upaya Pencegahan Stunting

Authors

  • Ema Arum Rukmasari Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia Author
  • Furkon Nurhakim Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia Author
  • Kosim Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.54783/h95xh768

Keywords:

Kader Kesehatan Remaja, Pengabdian Masyarakat, Posyandu Remaja, Sekolah, Stunting.

Abstract

Stunting masih menjadi persoalan kesehatan yang cukup serius di masyarakat. Pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini terutama pada masa remaja. Salah satu caranya adalah dengan mengoptimalkan kegiatan Posyandu remaja di sekolah. Posyandu remaja berbasis sekolah merupakan tempat yang strategis untuk melakukan pencegahan stunting, melalui kegiatan peer education tentang pentingnya kesehatan dan gizi seimbang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di wilayah Desa Rancaekek Wetan Kabupaten Bandung, dengan membentuk dan memberdayakan kader kesehatan remaja di sekolah. Terbentuk sebanyak 25 kader kesehatan remaja dari siswa SMP Negeri 01 Rancaekek dan SMA 05 Muhammadiyah Rancaekek yang berdomisili di wilayah setempat. Metode yang diterapkan dalam pembentukan kader kesehatan remaja adalah edukasi gizi seimbang dan pencegahan stunting, pelatihan pemeriksaan kesehatan dasar dan pendampingan pelayanan Posyandu. Berdasarkan hasil kegiatan, adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja Pentingnya menjaga status gizi dan kesehatan sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Keterlibatan kader kesehatan remaja sebagai peer educator dan agen perubahan diharapkan dapat memunculkan wadah positif dan preventif dengan fungsi Posyandu sebagai wadah promosi dan kesehatan berbasis sekolah. Metode tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi pada keberlangsungan upaya pencegahan Stunting berbasis sekolah dengan mendukung Posyandu remaja.

References

Andriani, N. Y., Sari, Y., Aryanti, S. N., Zaenal, S. F., Yustiani, Y., & Sopiawati, D. (2023). Implementasi program posyandu remaja pada kalangan remaja di Kelurahan Sudajaya Hilir. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 82-89.

Budhi, N. G. M. A. A., Aticeh, A., & Follona, W. (2025). Optimalisasi Peran Kader Sebaya untuk Pencegahan Stunting Sejak Dini Pada Remaja Putri. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS), 7(2), 81-90.

Dariani, L., Khadijah, S., & Mesalina, R. (2025). Pemberdayaan Kader Pos Yandu Remaja Wujudkan Generasi Milenial Bebas Stunting di Kelurahan Aur Kuning Kecamatan ABTB Kota Bukittinggi. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 294–301. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i1.1260

Emylisa, D. A., Suryani, N., Fathullah, D. M., & Yudistira, S. (2023). Edukasi Gizi Seimbang dan Kesehatan Reproduksi Melalui Media Whatsapp terhadap Pengetahuan Remaja dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 2(4), 293–300. https://doi.org/10.25182/jigd.2023.2.4.293-300

Hapsari, A. R., Baiquni, F., Putrianti, B., Urrahman, D., & Karuniawati, B. (2024). Penguatan Kader Remaja sebagai Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(4), 1677-1682. https://doi.org/10.37287/jpm.v6i4.4566

Harmonis, M., & Nadhiroh, A. Y. (2025). Early Stunting Prevention for Youth Groups in Jabung Sisir Village, Paiton District. Community Development Journal, 9(2), 613-619. https://doi.org/10.33086/cdj.v9i2.7613

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Petunjuk-Teknis-Posyandu-Remaja. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2018). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting). Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2025). Penguatan Kebijakan Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Mandar, T. A., Djannah, S. N., & Handayani, L. (2025). Peran Edukasi Kesehatan Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang Stunting: Studi Literature Review. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 18. https://doi.org/10.35329/jkesmas. v11i1.5981

Masturoh, Siswati, & Setyatama, I. P. (2024). The Role of Posyandu for Adolescents on Adolescent Behavior in Stunting Prevention. Jurnal Kesehatan, 308–316. https://doi.org/10.23917/jk.v17i3.6884

Mokoagow, W., Mufdlilah, M., Satriandari, Y., & Moniz, M. D. F. (2024). The role of adolescents in stunting prevention: a qualitative study. JHeS (Journal of Health Studies), 8(2), 84–96. https://doi.org/10.31101/jhes.3894

Rasmaniar, R., Nurlaela, E., Ahmad, A., & Nurbaya, N. (2022). Pendidikan teman sebaya melalui pemberdayaan kader posyandu remaja terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja tentang manfaat gizi dalam pencegahan stunting: Penelitian kuasi eksperimen. Health Information: Jurnal Penelitian, 14(1), 76.

UNICEF. (2019). Children, food and nutrition: growing well in a changing world. UNICEF. https://data.unicef.org

WHO. (2015). Stunting in a nutshell. WHO.

Wuryandari, A. G., Rusdi, M., Johari, A., Guspianto, G., Murtiyarini, I., & Ichwan, E. Y. (2023). Needs Analysis of Digital-Based Promotional Media for Reproductive Health Puberty for Deaf Students. In Proceedings of the 3rd Progress in Social Science, Humanities and Education Research Symposium (PSSHERS 2021) (pp. 233–240). Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-33-6_29

Yuliani, W., Ulfha, M., Milasari, L. A., & Meliana, I. (2024). Edukasi Pada Kader Posyandu Dalam Deteksi Risiko Stunting. Communnity Development Journal, 5(3), 4399-4405.

Zulfiana, U. L., Shafila, D., & Rahayu, T. W. (2024). Upaya Pencegahan Dini Stunting melalui Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di Posyandu Remaja Desa Tambakan. Jurnal Bina Desa, 6(1), 23-28.

Downloads

Published

31-12-2025

How to Cite

Optimalisasi Posyandu Remaja Berbasis Sekolah Sebagai Upaya Pencegahan Stunting. (2025). Jurnal Abdimas Peradaban, 6(2), 9-18. https://doi.org/10.54783/h95xh768

Similar Articles

11-20 of 38

You may also start an advanced similarity search for this article.