Edukasi Fenomena Cuaca Windshear dan Dampaknya Terhadap Keselamatan Operasional Penerbangan
DOI:
https://doi.org/10.54783/1xpakb09Keywords:
Meteorologi, Penerbangan, Windshear.Abstract
Fenomena cuaca memiliki peran penting dalam keselamatan penerbangan, terutama pada fase kritis seperti lepas landas dan pendaratan. Salah satu fenomena meteorologi yang berpotensi menimbulkan risiko terhadap operasi penerbangan adalah windshear, yaitu perubahan arah dan kecepatan angin secara tiba-tiba dalam jarak yang relatif pendek. Namun demikian, pemahaman masyarakat mengenai fenomena ini masih tergolong rendah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai karakteristik windshear serta dampaknya terhadap keselamatan penerbangan. Metode kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan terhadap 30 peserta dari nilai rerata 70 menjadi 88. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai meteorologi penerbangan serta menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya aspek keselamatan dalam transportasi udara.
References
ACI World. (2018). Airport Safety Best Practices Guide. Montreal: Airports Council International.
Airbus. (2021). Flight Safety Reference Material. Toulouse: Airbus Safety.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Boeing. (2020). Statistical Summary of Commercial Jet Airplane Accidents. Seattle: Boeing Commercial Airplanes.
Boeing. (2020). Statistical Summary of Commercial Jet Airplane Accidents. Seattle: Boeing Commercial Airplanes.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Direktorat Bandar Udara. (2019). Pedoman Penetapan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan. Jakarta: Kemenhub RI.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. (2017). Civil Aviation Safety Regulation (CASR) Part 139 – Aerodromes. Jakarta: DJPU.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. (2018). CASR Part 91 – General Operating and Flight Rules. Jakarta: DJPU.
EASA. (2020). Annual Safety Review. Cologne: European Union Aviation Safety Agency.
Federal Aviation Administration. (2016). Runway Safety Program Overview. Washington, DC: FAA.
Federal Aviation Administration. (2020). Aeronautical Information Manual (AIM). Washington, DC: FAA.
ICAO. (2019). Global Aviation Safety Plan (GASP). Montreal: ICAO.
International Civil Aviation Organization. (2005). Human Factors in Civil Aviation Security Operations. Montreal: ICAO.
International Civil Aviation Organization. (2013). Safety Management Manual (SMM) (Doc 9859). Montreal: ICAO.
International Civil Aviation Organization. (2016). Annex 19 – Safety Management. Montreal: ICAO.
International Civil Aviation Organization. (2018). Annex 14 to the Convention on International Civil Aviation: Aerodromes, Volume I – Aerodrome Design and Operations. Montreal: ICAO.
International Civil Aviation Organization. (2018). Annex 2 – Rules of the Air. Montreal: ICAO.
Kemendikbud Republik Indonesia. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Jakarta: Kemenhub RI.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Perhubungan tentang Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Jakarta: Kemenhub RI.
National Transportation Safety Board. (2019). Aviation Accident Reports. Washington, DC: NTSB.
Prasetyo, H., & Lestari, D. (2020). Peningkatan Safety Awareness pada Lingkungan Sekolah di Kawasan Bandara. Jurnal Abdimas Transportasi, 2(1), 45–53.
Rahman, A. (2021). Implementasi Kampanye Keselamatan Penerbangan Berbasis Komunitas. Jurnal Ilmu Penerbangan Indonesia, 5(1), 22–31.
Reason, J. (1997). Managing the Risks of Organizational Accidents. Aldershot: Ashgate.
Stolzer, A. J., Halford, C. D., & Goglia, J. J. (2011). Safety Management Systems in Aviation. Burlington: Ashgate.
Sudjana, N. (2005). Metode Statistika. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Wells, A. T., & Rodrigues, C. C. (2013). Commercial Aviation Safety. New York: McGraw-Hill.
Widodo, S. (2018). Edukasi Keselamatan Penerbangan pada Masyarakat Sekitar Bandara. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 115–123.










1.png)