Pemberdayaan Kelompok Petani Rumput Laut melalui Penguatan Manajemen Usaha dan Pemasaran di Desa Pesisir Letvuan

Authors

  • Frischilla Pentury Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku Tenggara, Indonesia Author
  • Usman Madubun Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku Tenggara, Indonesia Author
  • Elisabeth Cory Ohoiwutun Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku Tenggara, Indonesia Author
  • Anna Maria Ngabalin Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku Tenggara, Indonesia Author
  • Claudia Natalia Jaflean Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku Tenggara, Indonesia Author
  • Emiliana Desy Rumangun Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku Tenggara, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.54783/x5vszh92

Keywords:

Manajemen Usaha, Pemasaran, Pembukuan, Petani Rumput Laut, Pengelolaan Persediaan.

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajemen usaha dan pemasaran kelompok petani rumput laut di Desa Pesisir Letvuan, Kabupaten Maluku Tenggara. Program dilaksanakan pada Mei-Juni 2026 melalui pendekatan pemberdayaan partisipatif berupa pelatihan, praktik, simulasi, dan pendampingan. Empat kegiatan utama meliputi pelatihan manajemen dan perencanaan usaha, pembukuan usaha perikanan, pengelolaan persediaan hasil usaha, serta negosiasi harga jual rumput laut kering. Evaluasi dilakukan terhadap 10 peserta menggunakan desain satu kelompok pre-test-post-test dengan instrumen 41 pernyataan berskala 1–5. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon signed-rank exact. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor keseluruhan meningkat dari 1,87±0,11 pada pre-test menjadi 4,72±0,11 pada post-test, dengan selisih 2,85 poin. Peningkatan terjadi pada aspek pembukuan, manajemen dan perencanaan usaha, pengelolaan persediaan, serta daya tawar dan negosiasi. Seluruh peserta mengalami peningkatan skor, dan perbedaan sebelum dan sesudah kegiatan signifikan (W = 0; p = 0,002). Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesiapan peserta dalam menerapkan pengelolaan usaha rumput laut yang lebih terencana dan berbasis pencatatan.

References

Athirah, A., Asaf, R., & Tarunamulia. (2021). Value chain dan pola pengembangan kelembagaan komoditi rumput laut (Kappaphycus alvarezii) di Desa Kolorai Kabupaten Pulau Morotai. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 16(1). https://doi.org/10.15578/jsekp.v16i1.7999

Bunga, W., Cakswindryandani, N. L. P. R., Elvani, S., Fransira, I., & Nalle, R. P. I. (2025). Peningkatan kecakapan masyarakat Desa Letbaun, Semau, Nusa Tenggara Timur melalui budidaya, pengolahan, dan pemasaran rumput laut untuk meningkatkan perekonomian. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9(4). https://doi.org/10.20956/pa.v9i4.42417

Fadli, Pambudy, R., & Harianto. (2018). Analisis daya saing agribisnis rumput laut di Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Agribisnis Indonesia, 5(2), 111-124. https://doi.org/10.29244/jai.2017.5.2.111-124

Fitrianti, A. N., Aisyah, S., Warda, Asriadi, A. A., & Adiningrat, A. A. (2023). Peningkatan ekonomi petani rumput laut Kabupaten Takalar melalui program diversifikasi olahan rumput laut. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(4). https://doi.org/10.31764/jmm.v7i4.15133

Hurtado, A. Q., Neish, I. C., & Critchley, A. T. (2019). Phyconomy: the extensive cultivation of seaweeds, their sustainability and economic value, with particular reference to important lessons to be learned and transferred from the practice of eucheumatoid farming. Phycologia (Oxford), 58(5), 472-483. https://doi.org/10.1080/00318884.2019.1625632

Ilyas, I., Ridwan, M., Kasmi, M., Seniorita, S., & Natsir, A. B. A. (2020). Pengembangan daya saing usaha rumput laut secara integratif sebagai peningkatan income masyarakat pesisir di Kabupaten Pangkep. Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 7(13). https://doi.org/10.20956/jipsp.v7i13.9683

Larson, S., Anderson, C., Tiitii, U., Madar, L., Tanielu, E., Paul, N., & Swanepoel, L. (2023). Barriers and enablers for engagement in a new aquaculture activity: An example from seaweed initiatives in Samoa. Aquaculture, 571, 739328. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2023.739328

Luhur, E. S., Witomo, C. M., & Firdaus, M. (2012). Analisa daya saing rumput laut di Indonesia: Studi kasus Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 7(1), 55-66. https://doi.org/10.15578/jsekp.v7i1.5735

Mahatama, E., & Farid, M. (2013). Daya saing dan saluran pemasaran rumput laut: Kasus Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan, 7(1), 55-72. https://doi.org/10.30908/bilp.v7i1.100

Mariño, M., Breckwoldt, A., Teichberg, M., Kase, A., & Reuter, H. (2019). Livelihood aspects of seaweed farming in Rote Island, Indonesia. Marine policy, 107, 103600. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2019.103600

Maryunus, R. P., Hiariey, J., & Lopulalan, Y. (2018). Faktor produksi dan perkembangan produksi usaha budidaya rumput laut kotoni di Kabupaten Seram Bagian Barat. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 13(2). https://doi.org/10.15578/jsekp.v13i2.7270

Nakano, Y., Tsusaka, T. W., Aida, T., & Pede, V. O. (2018). Is farmer-to-farmer extension effective? The impact of training on technology adoption and rice farming productivity in Tanzania. World development, 105, 336-351. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2017.12.013

Nurhayani, U., Dongoran, F. R., Syah, D. H., & Sagala, G. H. (2024). Fintech Acceptance Among MSMEs: A Post-Covid 19 Response. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 26(1), 56-66.

Nurlisyana, W., Amanda, D., & Sehabudin, U. (2022). Analisis pemasaran rumput laut (Eucheuma cottonii) di Desa Tua Nanga, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. Indonesian Journal of Agricultural, Resource and Environmental Economics, 1(2), 109-119. https://doi.org/10.29244/ijaree.v1i2.49836

Rambe, N. W., Hasani, M. C., Gosari, B. A. J., Adhawati, S. S., & Fakhriyyah, S. (2022). Efisiensi pemasaran rumput laut di Kabupaten Takalar. Jurnal Ponggawa, 2(2), 104-114.

Sari, N. I., Arsyad, M., & Hamzah, H. (2023). Farmers' Decision on Seaweed Harvests Marketing: Direct or Delayed Selling. Universal Journal of Agricultural Research, 11(5), 906-915. https://doi.org/10.13189/ujar.2023.110515

Soejarwo, P. A., Yusuf, R., & Zulham, A. (2019). Analisis keberlanjutan usaha budi daya rumput laut di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 14(1). https://doi.org/10.15578/jsekp.v14i1.7815

Suryawati, S. H., & Erlina, M. D. (2017). Strategi pengembangan usaha budidaya rumput laut di Kabupaten Buton Selatan. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 12(1), 31-44. https://doi.org/10.15578/jsekp.v12i1.6286

Valderrama, D., Cai, J., Hishamunda, N., & Ridler, N. (Eds.). (2013). Social and economic dimensions of carrageenan seaweed farming. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Yulisti, M., Yusuf, R., & Hikmah. (2012). Kajian awal value chain rumput laut Eucheuma cottonii di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 7(1). https://doi.org/10.15578/jsekp.v7i1.5737

Yusuf, L. O. M. I., Ismail, A., & Nuva. (2023). Evaluasi status keberlanjutan budidaya rumput laut di Kecamatan Pasikolaga Kabupaten Muna: Pendekatan Rapfish–Multi Dimensional Scaling. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(1), 150-158. https://doi.org/10.14710/jil.21.1.150-158

Downloads

Published

05-08-2026

How to Cite

Pemberdayaan Kelompok Petani Rumput Laut melalui Penguatan Manajemen Usaha dan Pemasaran di Desa Pesisir Letvuan. (2026). Jurnal Abdimas Peradaban, 7(2), 1-11. https://doi.org/10.54783/x5vszh92

Similar Articles

1-10 of 25

You may also start an advanced similarity search for this article.