Pendidikan Kesehatan Tentang Donor Darah Aman pada Bulan Ramadan: Evaluasi Pra-Pasca Pada Masyarakat Desa Sukamaju, Kabupaten Garut

Authors

  • Ema Arum Rukmasari Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia Author
  • Lilis Mamuroh Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia Author
  • Khuzaimah Samirah Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia Author
  • Nonna Putri Joanna Rahmadini Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia Author
  • Rica Nur Aprilia L. Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia Author
  • Salsabila Fajari Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia Author
  • Salsyah Andrianthi Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.54783/gvd1vr09

Keywords:

Donor Darah, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Ramadan, Promosi Kesehatan.

Abstract

Ketersediaan darah yang aman memerlukan partisipasi pendonor sukarela yang berkelanjutan. Pada bulan Ramadan, perubahan waktu makan dan minum serta kekhawatiran terhadap rasa lemas dapat mengurangi kesiapan masyarakat untuk berdonor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan masyarakat setelah pendidikan kesehatan mengenai donor darah aman pada bulan Ramadan. Kegiatan ini menggunakan desain evaluasi pra-eksperimental satu kelompok dengan pretest dan posttest. Sebanyak 29 peserta berusia 18-60 tahun mengikuti edukasi di Desa Sukamaju, Kabupaten Garut, pada 13 Maret 2026. Intervensi terdiri atas ceramah selama 30 menit, leaflet, dan diskusi interaktif selama 10 menit. Pengetahuan diukur menggunakan lima pernyataan benar-salah dengan rentang skor 0-100. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi, persentase, rerata, simpangan baku, median, dan perubahan skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor pengetahuan meningkat dari 77,93 (SD±23,51) pada pre-test menjadi 95,17 (SD±11,53) pada post-test, dengan peningkatan rerata 17,24 poin. Proporsi peserta yang memperoleh skor sempurna meningkat dari 37,9% menjadi 82,8%. Seluruh peserta menyelesaikan kedua pengukuran. Pendidikan kesehatan berbasis ceramah, leaflet, dan diskusi dikaitkan dengan peningkatan pengetahuan jangka pendek mengenai donor darah aman pada bulan Ramadan. Temuan perlu ditafsirkan secara hati-hati karena tidak terdapat kelompok pembanding, instrumen hanya terdiri atas lima butir, dan data pasangan individual tidak tersedia untuk analisis inferensial.

References

Al-Hajri, Q. R., Alfayez, A., Alsalman, D., Alanezi, F., Alhodaib, H., Al-Rayes, S. A., Aljaffary, A., AlThani, B., AlNujaidi, H., Al-Saif, A. K., Attar, R., Aljabri, D., Al-Mubarak, S., Al-Juwair, M. M., Alrawiai, S., & Alanzi, T. M. (2021). The impact of WhatsApp on the blood donation process in Saudi Arabia. Journal of Blood Medicine, 12, 1003-1010. https://doi.org/10.2147/JBM.S339521

Eltewacy, N. K., Ali, H. T., Owais, T. A., Alkanj, S., EARG Collaborators, & Ebada, M. A. (2024). Unveiling blood donation knowledge, attitude, and practices among 12,606 university students: A cross-sectional study across 16 countries. Scientific Reports, 14, Article 8219. https://doi.org/10.1038/s41598-024-58284-4

Global Advisory Panel. (2023). Blood donation and Ramadan. https://globaladvisorypanel.org/wp-content/uploads/2023/03/Brochure-Blood-donation-and-Ramadan-ENG.pdf

Karacaoğlu, Y., & Öncü, E. (2020). The effect of the video and brochure via donor recruitment on fear, anxiety and intention: Randomized controlled trial. Transfusion and Apheresis Science, 59(2), Article 102698. https://doi.org/10.1016/j.transci.2019.102698

Nutbeam D. (2021). Health literacy as a public health goal: a challenge for contemporary health education and communication strategies into the 2020s. Health Promotion International.

Ould Setti, M., Damerdji, D.-E., Nebab, A., & Voutilainen, A. (2022). Ramadan favors first blood donation, but not frequent donation: Results of 10,145 blood donors from Algeria. Asian Journal of Transfusion Science, 16(2), 224-230. https://doi.org/10.4103/ajts.ajts_166_20

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah

Suen, L. K. P., Siu, J. Y. M., Lee, Y. M., & Chan, E. A. (2020). Knowledge level and motivation of Hong Kong young adults towards blood donation: A cross-sectional survey. BMJ Open, 10(1), e031865. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2019-031865

Thijsen, A., Masser, B., & Davison, T. E. (2020). Reduced risk of vasovagal reactions in Australian whole blood donors after national implementation of applied muscle tension and water loading. Transfusion, 60(5), 918-921. https://doi.org/10.1111/trf.15701

World Health Organization. (2026a, June 12). Blood safety and availability. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/blood-safety-and-availability

World Health Organization. (2026b). Global status report on blood safety and availability 2025. https://www.who.int/publications/i/item/9789240121546

World Health Organization. (2024). Health Literacy Development for the Prevention and Control of Noncommunicable Diseases.

Wu, Y., Qi, H., Di Angelantonio, E., Kaptoge, S., Wood, A. M., & Kim, L. G. (2025). Risk factors for vasovagal reactions in blood donors: A systematic review and meta-analysis. Transfusion, 65(1), 211-223. https://doi.org/10.1111/trf.18078

Downloads

Published

08-08-2026

How to Cite

Pendidikan Kesehatan Tentang Donor Darah Aman pada Bulan Ramadan: Evaluasi Pra-Pasca Pada Masyarakat Desa Sukamaju, Kabupaten Garut. (2026). Jurnal Abdimas Peradaban, 7(2), 12-20. https://doi.org/10.54783/gvd1vr09

Similar Articles

1-10 of 28

You may also start an advanced similarity search for this article.